Tim SAR Juga Sisir Korban Insiden Kapal TKI Lewat Udara
Tim Basarnas bersama personel TNI AU bersiap jelang berangkat melakukan pencarian lewat udara. Foto/Basarnas Pekanbaru

PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Proses pencarian korban insiden kapal kayu di Perairan Tanjung Medang, Kabupaten Bengkalis terus berlanjut. Tim Basarnas Pekanbaru bersama tim gabungan mengoptimalkan upaya pencarian, Sabtu (25/1/2020).

Tim tidak cuma menyisir laut untuk mencari korban. Mereka juga melakukan penyisiran lewat udara.

Tim Basarnas Pekanbaru mengerahkan KN 218 Dumai. Sedangkan tim gabungan membantu penyisiran dengan heli super puma.

Ada sepuluh personel siaga di heli super puma tersebut. Mereka berangkat dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru.

"Jadi kami bersama unsur gabungan melakukan operasi SAR juga memantau wilayah laut lewat udara," papar Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak, Sabtu.

Proses pencarian sudah berlangsung selama empat hari. Upaya pencarian oleh Tim Basarnas bersama tim gabungan belum membuahkan hasil hingga, Sabtu (25/1/2020).

Saat ini upaya pencarian masih terus dilakukan. Tim baru menemukan satu dari sepuluh jasad korban insiden kapal kayu tersebut pada, Kamis (23/1/2020) kemarin.

Kapal kayu yang mengalami insiden ini mengangkut 20 orang menuju Malaysia. Mereka menempuh jalur ilegal untuk menuju negeri jiran pada Selasa lalu.

Namun kapal pengangkut mengalami kebocoran di Perairan Tanjung Medang. Hanya sepuluh orang berhasil menyelamatkn diri. (redaksi)