Tim SAR Temukan Tas Diduga Milik Korban Insiden Kapal
Tas yang ditemukan oleh Tim SAR, Sabtu (25/1/2020). Foto/Basarnas

PEKANLIVE.COM, PEKANBARU- Jasad sejumlah korban insiden kapal kayu di Perairan Tanjung Medang, Kabupaten Bengkalis, Selasa (21/1/2020) malam masih belum ditemukan. Para korban diduga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang hendak menuju Malaysia.

Ada sekitar sembilan korban lagi belum ditemukan. Jumlah korban yang hilang pasca insiden mencapai sepuluh orang.

Proses pencarian sudah berlangsung selama empat hari. Upaya pencarian oleh Tim Basarnas bersama tim gabungan belum membuahkan hasil hingga, Sabtu (25/1/2020).

Tim hanya menemukan sebuah tas ransel warna hitam. Ada dugaan tas milik korban dalam insiden.

"Kamu menemukan satu tas diduga milik korban yang hilang dalam insiden tersebut," jelaa Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak, Sabtu.

Menurutnya, sepanjang proses pencarian tim sudah mendapati tujuh life jacket. Saat ini upaya pencarian masih terus dilakukan.

Tim baru menemukan satu dari sepuluh jasad korban insiden kapal kayu tersebut pada, Kamis (23/1/2020) kemarin. Kondisi korban sudah meninggal dunia.

Kapal kayu yang mengalami insiden ini mengangkut 20 orang menuju Malaysia. Mereka menempuh jalur ilegal untuk menuju negeri jiran pada Selasa lalu.

Namun kapal pengangkut mengalami kebocoran di Perairan Tanjung Medang. Hanya sepuluh orang berhasil menyelamatkn diri. (redaksi)