Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi. Foto/Pekanlive.com
PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru pada tahun 2019 belum mencapai target. Mereka hanya bisa mencapai pendapatan 83 persen dari target seharusnya.
Target pendapatan tahun 2019 lalu mencapai 2,71 Triliun. Sedangkan capaian ada di angka Rp 2,38 Triliun.
"Capaian pendapatan di tahun 2019 lalu berkisar 83,29 persen," terang Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi saat menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Kota Pekanbaru, Senin (20/4/2020).
Ayat sudah melakukan penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Kepala Daerah akhir tahun 2019. Ia menyebut ada sejumlah capaian positif dalam LKPJ tahun 2019.
Ayat juga menyampaikan besaran belanja daerah pada tahun 2019 lalu. Politisi PKS ini mengaku bahwa belanja langsung masih mendominasi.
Jumlah belanja langsung mencapai Rp 1,65 Triliun. Belanja tidak langsung hanya Rp 1,06 Triliun.
Ayat juga menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah tahun 2020 di luar prediksi. Kota Pekanbaru terkena dampak pandemi covid-19 sejak Maret 2020 lalu.
Ayat menyebut kondisi ini sangat mengganggu. Ia memprediksi bakal ada rasionalisasi anggaran.
"Kita semua fokus dalam penanganan kasus covid-19," paparnya.
Ada juga agenda penyampaian Ranperda Kota Pekanbaru tentang Penetapan Dokumen Revisi RPJMD Kota Pekanbaru tahun 2017-2022. Ia menyebut revisi ini adalah bentuk penyesuaian dengan Peraturan Mendagri RI agar RPJMD nantinya lebih fokus.(redaksi)