Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Mulyadi Anwar.
PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Mulyadi Anwar mengingatkan agar Pemerintah Kota Pekanbaru fokus pada penanganan kasus covid-19 atau virus corona. Apalagi status Kota Pekanbaru saat ini tanggap darurat virus corona.
Status tanggap darurat ini rencananya berlangsung hingga 19 April 2020 mendatang. "Kan sudah ditetapkan status tanggap darurat, maka pemko harus fokus," ulasnya, Minggu (29/3/2020).
Mulyadi mengingatkan agar pemerintah kota menunda dulu lanjutan proyek di Komplek Perkantoran Walikota Pekanbaru, Tenayan Raya. Ia menilai proyek infrastruktur yang bersifat hiasan.
Politisi PKS ini juga meminta pemerintah kota menunda sejumlah proyek di sana. Ada proyek lanjutan Islamic Centre hingga pembangunan taman cerdas di kawasan tersebut.
Mulyadi menilai pemerintah kota harus banyak berhemat dengan kondisi ini. Mereka bisa menunda perjalanan dinas yang tidak perlu.
Walikota Pekanbaru juga harus menunda agenda di luar kota Pekanbaru. Ia menyebut nantinya walikota bisa fokus menyiapkan anggaran cadangan untuk fasilitas kesehatan, intensif tenaga medis hingga alokasi anggaran pemenuhan bahan pokok.
Pemerintah kota mesti siapkan anggaran untuk menstabilkan daya beli masyarakat. Alokasikan anggaran buat rekayasa sosial saat dibutuhkan.
"Kita tidak tahu kondisi kedepannya seperti apa. Yang kita tahu sekarang sarana kita lemah, koordinasi kita lemah, masyarakat banyak yang tidak paham," terangnya.
Mulyadi menyebut saat ini jumlah ODP dan PDP di Kota Pekanbaru masih bertambah. Ia berharap kondisi Pekanbaru bisa kembali pulih.
"Semoga pemerintah daerah bisa menganalisa bergerak cepat," ulasnya.(redaksi)