Waspada, Kasus DBD di Kota Pekanbaru Nyaris Capai 400 Kasus
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin. Foto/Pekanlive.com

PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Kota Pekanbaru hingga pertengahan Juni 2020 mencapai 399 Kasus. Kasus terbanyak di Kecamatan Tenayan Raya.

Jumlah kasus DBD yang tercatat dari Januari hingga pertengahan Juni 2020 di kecamatan itu mencapai 76 kasus. Angka itu paling tinggi dibanding 11 kecamatan lainnya.

Empat kecamatan lain juga punya kasus DBD cukup tinggi. Ada 62 kasus di Tampan, 54 kasus di Marpoyan Damai, 47 kasus di Payung Sekaki dan 43 kasus di Bukit Raya.

"Kasus paling banyak masih di Kecamatan Tenayan Raya. Sama seperti bulan lalu," terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, Rabu (17/6/2020).

Amin memastikan pastikan sebagian besar pasien sudah sembuh. Mereka tetap melakukan upaya mencegah penyebaran kasus DBD di masyarakat.

Apalagi satu kasus DBD di Kota Pekanbaru sudah merenggut satu pasien pada awal tahun 2020 lalu. Dinas langsung tanggap melakukan fogging di wilayah yang terdapat kasus DBD.

"Kami pun mengingatkan, agar jangan sampai pasien DBD terlambat memperoleh penanganan medis," ulasnya.

Amin mengajak masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran DBD. Pihaknya juga memantau lingkungan dari pasien DBD.

Ada pasien yang tinggal di kawasan banyak genangan air. Kondisi ini mempermudah jentik nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak.

Amin juga mengimbau masyarakat supaya menjaga kebersihan lingkungan. Mereka juga diajal untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Masyarakat juga diajak menerapkan 3 M yakni menguras bak penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, mengubur barang bekas. Lalu melakukan  pemberantasan sarang nyamuk. (redaksi)