Walikota Pekanbaru, DR Firdaus MT. Foto/Pekanlive.com
PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru masih menanti lampu hijau dari pemerintah pusat. Pemerintah Kota Pekanbaru sudah mengajukannya secara resmi ke Kementrian Kesehatan RI, Kamis (9/4/2020).
Pemerintah kota pun bersiap untuk mengantisipasi bila eskalasi penyebaran covid-19 berlangsung panjang. Mereka kini menyiapkan skema ketahanan pangan.
Pembahasan skema ini dilakukan oleh dinas terkait. Mereka nantinya harus memastikan pangan tersedia bila pelaksanaan PSBB berlangsung cukup panjang.
"Kita sedang antisipasi kesiapan bahan pangan. Kita berupaya agar bisa mandiri," ujar Walikota Pekanbaru, Firdaus, Jumat (10/4/2020).
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru masih melakukan pendataan terhadap jumlah penerima bantuan pangan. Bantuan ini bagi masyarakat yang terkena dampak covid-19.
Ada 100 ton cadangan beras pemerintah disiapkan untuk masyarakat. Rencananya bakal ada beras tambahan untuk membantu ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Pemerintah kota berencana menyalurkannya pada awal Ramadhan. Pemerintah kota juga sedang melakukan penganggaran terhadap lauk pauk bagi masyarakat yang terdampak covid-19.
Mereka sedang menyiapkan anggaran ini di APBD kota. Firdaus memperkirakan jumlah penerima mencapai 15.000 KK. Jumlahnya bisa bertambah seiring pendataan dan proses verifikasi.
Ia pun mendorong agar tim gugus tugas bisa melaksanakan pendataan secepatnya. Sebab pemerintah kota ingin menyalurkan bantuan ini dua pekan ke depan.(redaksi)