Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung MPP Pekanbaru dengan thermo gun. Foto/Pekanlive.com
PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Pemerintah Kota Pekanbaru berencana melakukan pembatasan jumlah akses layanan. Adanya pembatasan ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran covid-19.
Antrian layanan publik pun jadi terbatas setiap harinya. Namun akses layanan publik di areal Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru pada, Jum'at (20/3/2020) masih normal.
Mereka berdatangan ke gerai di MPP Pekanbaru. Ada juga yang mengakses layanan di Layanan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pekanbaru.
"Nantinya ada pembatasan akses layanan untuk sementara," papar Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Noer, Jumat (20/3/2020).
Pemerintah kota juga berencana memberlakukan shift bagi petugas di layanan publik. Nantinya ada shift layanan setiap harinya.
Pelayanan publik di Kota Pekanbaru nantinya bakal diberlakukan shift. Mereka memberlakukannya di tiga pelayanan publik pemerintah kota.
Ketiga layanan itu yakni MPP Pekanbaru, Layanan Kependudukan dan Catatan Sipil Pekanbaru dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru.
Mereka yang bertugas nantinya melayani secara bergantian setiap hari. Ada petugas yang berbeda memberikan pelayanan setiap harinya. (redaksi)