Walikota Pekanbaru, DR Firdaus MT. Foto/Pekanlive.com
PEKANLIVE.COM,PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru butuh anggaran ratusan miliar rupiah bila nantinya ada pemberlakuan karantina wilayah. Saat ini pemerintah kota belum menerapkan karantina wilayah.
Penerapannya tergantung eskalasi penyebaran covid-19 di Kota Pekanbaru. Saat ini masih masa tanggap darurat covid-19.
"Nantinya bakal banyak masyarakat berada di rumah saat karantina wilayah," jelas Walikota Pekanbaru, DR Firdaus, Rabu (1/4/2020).
Pemerintah kota berencana menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Nantinya pemerintah fokus menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat pengahsilan rendah.
Jumlah penerima bantuan ini diprediksi mencapai 60 ribu lebih Kepala Keluarga (KK). Anggaran yang dibutuhkan untuk menyediakan kebutuhan pangan dasar berkisar Rp 60 miliar.
"Ini untuk kebutuhan pangan dasar selama 20 hari," terangnya.
Sedangkan untuk anggaran kesehatan mencapai Rp 70 miliar. Anggaran ini untuk penanganan covid-19 di rumah sakit, layanan karantina dan petugas medis. Saat ini masih masa tanggal darurat covid-19.
Masa tanggap darurat ini rencananya berlangsung hingga 19 April 2020 mendatang.
Firdaus mengimbau agar masyarakat beraktivitas di rumah untuk sementara. Cara ini untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. (redaksi)