Tim Basarnas melakukan evakuasi korban insiden pompong di Sungai Indragiri, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Foto/Basarnas Pekanbaru
PEKANLIVE.COM,TEMBILAHAN- Petugas dari Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Faza Asanul Fikri, Senin (3/2/2020). Mereka menemukannya setelah melakukan upaya pencarian selama dua hari.
Faza merupakan satu korban insiden pompong di Sungai Indragiri, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Anak berusia enam tahun sempat hilang setelah insiden pompong, Minggu (2/2/2020) kemarin.
"Korban ditemukan sudah meninggal dunia. Korban langsung dievakuasi dan jasadnya dibawa ke Rumah sakit Tembilahan," terang Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak, Senin (3/2/2020).
Menurutnya, Tim SAR gabungan menemukan korban setelah melakukan penyisiran sejauh 4 km dari lokasi kejadian. Mereka sudah melakukan pencarian sejak Senin pagi.
Awalnya dalam operasi SAR ini tim akan menyisir radius 5 Km dari lokasi kejadian. Mereka pun menyisir hulu dan hilir dari alur Sungai Indragiri.
Operasi ini melibatkan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Tembilahan, BPBD Tembilahan, KPLP, Kodim, Polres Inhil, Polair Inhil, keluarga hingga masyarakat setempat.
Sebelumnya, pompong yang ditumpangi Faza Asanul Fikri mengalami insiden terjadi di Sungai Indragiri, Parit Sebelas Jalan Hasan, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Ada tiga korban dalam insiden ini.
Dua orang dinyatakan selamat dan satu meninggal dunia. Mereka yang selamat adalah orangtua korban yakni Askil (48) dan Maulidah (38).(redaksi)