Satu ruas jalan rusak di Jalan Purwodadi, Kota Pekanbaru.
PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Sejumlah ruas jalan rusak masih terlihat di Kota Pekanbaru. Lubang tampak masih menganga di beberapa ruas jalan.
Satu di antaranya adalah ruas Jalan Purwodadi. Ada sejumlah lubang yang belum diperbaiki hingga awal tahun 2020 ini.
Padahal ruas jalan itu melintasi kawasan padat penduduk. Jalan tersebut juga menghubungkan Jalan HR Soebrantas dengan Jalan Cipta Karya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi menyebut bahwa pihaknya berupaya melakukan perbaikan jalan rusak. Ia akan melihat kondisi kerusakan jalan yang ada.
Ruas jalan yang rusaknya sedikit bisa dengan anggaran operasional dan pemeliharaan (OP). "Kalau sedikit, ya kita op saja nanti," paparnya, Minggu (5/1/2020).
Anggaran OP di Dinas PUPR Kota Pekanbaru cendrung menurun tahun 2020 ini. Ada penurunan dari anggaran tahun 2019 silam.
Indra menyebut pada tahun lalu anggaran OP berkisar Rp 12 miliar. Sedangkan tahun ini hanya berkisar Rp 9 miliar.
Adanya penurunan anggaran OP lantaran kemampuan keuangan pemerintah kota yang terbatas. Indra tidak menampik bahwa proses perbaikan jalan berlubang belum menyeluruh.
Dinas hanya bisa melakukan tambal sulam jalan berlubang seluas 2.000 meter persegi pada tahun 2019 silam. Mereka cuma bisa membenahi sebagian jalan rusak.
Luasan jalan yang tercatat adalah luas lubang yang sudah tambal sulam. Ia menyebut proses tambal sulam jalan sudah berlangsung di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru.
Pihaknya sudah melakukan tambal sulam di sejumlah wilayah yang kerap jadi perlintasan. Indra merinci wilayah tersebut yakni di Kecamatan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Marpoyan Damai.
Ia menyebut wilayah tersebut juga rawan banjir. Kondisi ini membuat wilayah itu punya banyak ruas jalan berlubang.
Indra mengaku perbaikan ruas jalan berlubang belum tuntas. Wilayahnya pun belum secara menyeluruh.
Kondisi ini karena terbatas anggaran untuk tambal sulam jalan. Dinas hanya punya anggaran berkisar belasan miliar rupiah dari APBD Kota 2019.