Walikota Pekanbaru, DR Firdaus MT. Foto/Pekanlive.com
PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Jumlah penerima bantuan sosial terdampak covid-19 di Kota Pekanbaru membengkak jadi berkisar 160.000 Kepala Keluarga (KK). Jumlahnya mencapai 65 persen dari total KK di Kota Pekanbaru.
"Data ini tidak masuk akal lebih dari setengah total KK di Pekanbaru," terang Walikota Pekanbaru, Firdaus usai rapat terbatas di Aula Gubernuran Riau, Senin (27/4/2020).
Pemerintah kota pun melakukan validasi terhadap data yang ada. Jumlah penerima yang sesuai kriteria hanya berkisar 25.000 KK. Kriterianya yakni mereka yang berpendapatan Rp 500.000 per kapita per bulan.
Firdaus akan menyalurkan bantuan selanjutnya seiring bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini nantinya segera disalurkan.
Firdaus menyebut bahwa selain masyarakat yang sudah mendapat bantuan masih ada tiga kategori lainnya.
Ada PKH yang jumlahnya mencapai 12.000 KK. Ada juga masyarakat hampir miskin.
Mereka nantinya mendapat bantuan beras dalam program BPNT. Jumlah penerima BPNT di Kota Pekanbaru sebanyak 5000 KK.
Ada juga 17.000 KK masyarakat rentan miskin. Mereka nantinya akan mendapat bantuan Rp 600.000 per KK setiap bulannya.
Bantuan bergulir bagi 17.000 KK ini selama tiga bulan. Firdaus menegaskan bahwa bantuan sosial bagi masyarakat sudah tersalur akhir pekan kemarin.
Ia menyebut bahwa bantuan ini bukan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin yang sudah mendapat bantuan sosial dari pemerintah.
Mereka juga tidak masuk dalam PKH dan BPNT. Jumlah penerima bantuan yang tersalur pada akhir pekan kemarin mencapai 15.625 KK.
Ia menegaskan bahwa sesuai pedoman dari Kementrian Sosial RI para penerima Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hanyalah masyarakat yang terkena dampak ekonomi dalam covid-19.(redaksi)