Firdaus-Ayat Bawa Kota Pekanbaru Raih Puluhan Prestasi Selama Satu Dekade
Wali Kota Pekanbaru, Firdaus foto bersama usai meraih Piala Adicita Sewaka Pertiwi dari Kemenpan-RB. Foto/Ist

PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Wali Kota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST, MT dan Wakil Walikota Pekanbaru, H. Ayat Cahyadi, S.Si sudah memimpin Kota Pekanbaru selama dua periode. Ada puluhan prestasi Kota Pekanbaru ditorehkan keduanya dalam satu dekade ini. Keduanya juga menorehkan multiprestasi pada tahun 2021.

Kota Pekanbaru mendapat sejumlah penghargaan sepanjang tahun lalu dalam kondisi pemerintah melawan pandemi Covid-19. Namun roda Pemerintah Kota Pekanbaru berjalan sangat baik. Sejumlah penghargaan tersebut yakni Kota Sangat Inovatif, Kota Digital, Kota Tangguh, Kota Berdaya Saing Sangat Tinggi dan Peringkat Tujuh dari 100 Kota Smart di Indonesia.

Hal yang sangat membanggakan bagi warga Pekanbaru adalah Pekanbaru dinobatkan sebagai Kota Tujuan Investasi Terbaik di Indonesia selama delapan tahun berturut -turut sejak tahun 2014. Pemerintah kota juga secara bertahap memulihkan ekonomi yang terdampak akibat pandemi. Kota Pekanbaru berhasil menekan angka kemiskinan sehingga menjadi kota dengan penduduk miskin terendah ke enam di Indonesia.

Kota Pekanbaru juga menjadi kota dengan jumlah penduduk miskin terendah di Indonesia, kota yang memiliki perputaran uang terbesar di luar pulau jawa, kota yang memiliki MPP terlengkap di Indonesia sehingga menjadi role model nasional. Capaian ini membuktikan keduanya meningkatkan kinerja pembangunan menjelang berakhir masa jabatannya pada Mei 2022 mendatang.

Apalagi Kota Pekanbaru terus berkembang dan segera menjelma menjadi sebuah Kota Megapolitan. Kota ini juga menjadi medan magnet investasi karena cara geografis, kota Pekanbaru terletak di segitiga pertumbuhan ekonomi Indonesia, Singapura dan Malaysia. Wilayah Pekanbaru di tengah-tengah pulau Sumatera dan Provinsi Riau, tidak hanya mengantarkan Pekanbaru sebagai wajah pertumbuhan Riau yang cepat.

Namun juga pulau Sumatera terutama Indonesia bahkan Asia Tenggara. Walikota Pekanbaru, Firdaus dan Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi selama memimpin Kota Pekanbaru sudah menyusun perencanaan pembangunan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan wilayah Pekanbaru yang baru 30 persen disentuh pembangunan. Ada perluasan kawasan pusat pemerintahan Kota Pekanbaru dari Jalan Sudirman ke kawasan Tenayan Raya Pekanbaru.

Pekanbaru juga menjadi pionir mode pembangunan terintegrasi dengan kabupaten yang berbatasan langsung yang diberi nama kawasan Metropolitan Pekan Sikawan. Pekan Sikawan merupakan anonim dari Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan yang merupakan wilayah perbatasan langsung pada Kota Pekanbaru. Ada banyak potensi pembangunan terintegrasi mulai dari bidang infrastruktur seperti jalan lingkar, transportasi yang terintergrasi, pembangunan kawasan indutsri hingga rencana pembangunan aerocity yang akan menjadi bandara dengan wilayah terbesar di Riau.

Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, yang bergelar Datuk Bandar Setia Amanah dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi yang bergelar Datuk Muda Bandar Setia Amanah memiliki visi Kota Pekanbaru. Visi tersebut secara keseluruhan sudah dilakukan. Guna meningkatkan kemampuan masyarakat untuk terlibat langsung dalam setiap kegiatan pembangunan ada program Pemberdayaan Masyarakat Berdasarkan Rukun Warga (PMBRW).

Sebagai kota dengan pendekatan agamis, Pemko Pekanbaru juga melucurkan program masjid paripurna yang merupakan implementasi pada program sebelumnya yaitu Magrib Mengaji. Terdiri dari seratus masjid paripurna yang tersebar di seluruh kelurahan dan lecamatan di Pekanbaru. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah tapi menjadi sentra aktivitas masyarakat baik bidang keagamaan, ekonomi dengan koperasi syariah, sosial dan pusat informasi sehingga terwujudnya Smart City Madani.

Langkah sukses yang telah ditorehkan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan pemerintahan yang cerdas dengan layanan publik yang terintegrasi. Saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru telah memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menurut penilaian Pemerintah Nasional Kementerian PAN-RB merupakan MPP terlengkap di Indonesia yang memberikan layanan baik secara online maupun konvensional.

Walikota Pekanbaru juga memperluas pusat pemerintahan dari pusat ke Kota ke Kecamatan Tenayan Raya. Saat ini di atas areal seluas 100 hektare berdiri komplek perkantoran baru yang kelak menjadi kawasan pemerintahan yang terintegrasi satu dengan yang lainnya.

Ada banyak potensi pembangunan terintegrasi sesuai cita-cita Walikota Pekanbaru, Firdaus mulai dari bidang infrastruktur seperti jalan lingkar, transportasi yang terintergrasi, pembangunan kawasan indutsri hingga rencana pembangunan aerocity yang akan menjadi bandara dengan wilayah terbesar di Riau. Selama periode masa kepemimpinan Firdaus-Ayat, Kota Pekanbaru memperoleh berbagai prestasi membanggakan di tingkat nasional selam rentang tahun 2012 hingga 2022 ini.

Pemerintah Kota Pekanbaru telah mendapatkan sebanyak 86 penghargaan baik di tingkat provinsi hingga nasional. Ada juga 27 penghargaan yang didapatkan oleh Walikota Pekanbaru selama sepuluh tahun ini. Penghargaan tersebut di antaranya Penghargaan Walikota Inspiratif dari Sindo Weekly Penghargaan Walikota Enterpreneur Award 2017 dari Markplus Inc, Prediket Pemimpin Visioner bagi Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus, ST, MT. dari Pimpinan MNC Group dalam acara The Power of Collaboration di Jakarta.

Kemudian Penghargaan Achievement of Waste Management di Bali oleh Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia, Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Berkinerja Terbaik Dalam Pengembangan Kota Sebagai Tujuan Investasi, Penghargaan atas Dedikasi dalam Pengembangan Peran Masjid di Kota Pekanbaru, Penghargaan Pembina Pelayanan Terbaik Tingkat Nasional, Penghargaan Nirwasita Tantra Award dan Piala Adicita Sewaka Pertiwi. (ADV)