Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut. Foto/Pekanlive.com
PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Para pedagang takjil di Kota Pekanbaru kini tidak berjualan dalam Pasar Ramadhan. Mereka berjualan secara mandiri di tempat yang tidak ditentukan.
Posisinya menyebar dan tidak terpusat. Kondisi ini membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Pekanbaru kesulitan mengawasinya.
"Saat ini kita agak sulit mengawasinya, sebab posisi para pedagang menyebar," terang Kepala DPP Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Jumat (1/5/2020).
Kondisi ini tidak membuat pihaknya merenggangkan pengawasan. Mereka bakal menjadwalkan adanya uji sampel takjil para pedagang bersama BBPOM Pekanbaru.
Pihaknya tidak terlalu khawatir dengan panganan takjil yang dijual saat ini. Kebanyakan adalah makanan yang hanya bisa dijual sehari dan tidak tahan lama.
Pihaknya kini khawatir dengan makanan yang mengandung pewarna dan pemanis buatan. "Kalau ini nanti kita telusuri, walau memang agak kesulitan dengan kondisi sekarang," paparnya.
Ingot menilai pengawasan yang bakal dilakukan agak berbeda. Pihaknya bersama instansi terkait tetap melakukan upaya pengawasan bersama. (redaksi)