Walikota Pekanbaru, DR Firdaus MT. Foto/Pekanlive.com
PEKANLIVE.COM,PEKANBARU- Walikota Pekanbaru, Firdaus akui pemerintah kota masih mengkaji pembelajaran tatap muka di sekolah satu kali seminggu dala masa pandemi covid-19. Jumlah peserta didik yang ikut pun dibatasi hanya 50 persen peserta didik.
Mereka nantinya bergantian untuk bisa berkonsultasi seputar pelajaran dengan guru di sekolah. Guru juga bisa memberi tugas dalam pertemuan tersebut.
"Ini baru wacana, jadi satu kali seminggu pertemuan guru dan peserta didik," jelasnya, Rabu (15/7/2020).
Wacana ini muncul menanggapi keinginan orangtua yang ingin anaknya kembali ke sekolah. Pemerintah kota bakal mengkaji lagi wacana tersebut.
Mereka berpedoman pada kebijakan dari Mendikbud RI dan Menkes serta tim gugus tugas nasional. Firdaus menyebut wacana ini juga untuk menjawab keluhan orangtua.
Apalagi ada di antara orangtua kesulitan saat anak-anaknya belajar secara online. Mereka tidak punya fasilitas yang memadai mendukung pembelajaran secara online.
"Kita pertimbangkan, kita ingin peserta didik agar aman dari penyebaran covid-19 di sekolah," terangnya. (redaksi)