Wako Pekanbaru Ingatkan Camat Jangan Terjerat Hukum Saat Kelola Dana Pemberdayaan Masyarakat
Walikota Pekanbaru, DR Firdaus MT. Foto/Pekanlive.com

PEKANLIVE.COM,PEKANBARU-Walikota Pekanbaru, Firdaus mengingatkan camat dan lurah agar mengelola kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan baik. Apalagi satu mantan camat di Kota Pekanbaru terjerat hukum saat mengelola program pemberdayaan masyarakat.

Oknum itu diduga terjerat korupsi dana Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMBRW).

"Camat dan lurah sebagai OPD penyelenggara program pemberdayaan masyarakat bisa bekerja tanpa ragu," jelasnya, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, ada sejumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat. Ada juga yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah.

Dirinya mencontohkan yakni PMBRW dan program masjid paripurna. Ada juga yang bersumber dari dana pusat.

Firdaus mencontohkan dana kelurahan yang dikelola untuk pemberdayaan masyarakat. Regulasi yang jadi pedoman program pemberdayaan masyarakat sudah cukup jelas.

Dana kelurahan misalnya berpedoman pada peraturan Menteri Dalam Negeri. Sedangkan regulasi untuk PMBRW sudah tertuang dalam peraturan daerah.

Firdaus berpesan agar camat dan lurah bisa mengoptimalkan program pemberdayaan masyarakat. Mereka bisa memberdayakan masyarakat agar membuat peluang lapangan kerja.(redaksi)